Museum Konferensi Asia Afrika berlokasi di Jalan Asia Afrika No. 56, Kota Bandung, Jawa Barat. Museum ini merupakan tempat wisata sejarah untuk mengenang peristiwa bersejarah yang berhubungan dengan Gedung Merdeka.


Bangunan ini dirancang oleh A.F. Aalbers pada tahun 1940 kemudian diresmikan oleh Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia pada 24 April 1980 yang bertepatan dengan perayaan KAA ke-25. Gedung Merdeka sendiri adalah tempat berlangsungnya Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 yang diprakarsai presiden pertama Indonesia, Soekarno.


Bangunan ini memiliki gaya arsitektur serta interior gedung yang direkontruksi C.P. Wolff Schoemaker di tahun 1920 dan 1928. Gedung Merdeka dibangung tahun 1895 sebagai gedung perkumpulan bagi warga Belanda dan Eropa yang berada di Kota Bandung, hingga kemudian menjadi tempat dilangsungkannya konferensi berskala internasional.

Museum Konferensi Asia Afrika memiliki Ruang Pameran Tetap dengan koleksi benda tiga dimensi, foto dokumenter, peristiwa yang melatarbelakangi Konferensi Asia Afrika, dan dampaknya bagi dunia internasional. museum yang memamerkan koleksi gambar-gambar proses perjalanan KAA, yaitu barang-barang yang digunakan ketika konferensi berlangsung, seperti mebel, mesin tik hingga kamera perekam. Terdapat pula patung-patung para penggagas konferensi yang disesuaikan dengan kondisinya terdahulu, hadir pula patung presiden pertama Republik Indonesia, yaitu Bapak Soekarno.



Di museum ini juga terdapat perpustakaan, internet, ruang audiovisual dengan film dokumenter tentang kondisi dunia hingga tahun 1950an, dan lainnya. Ada juga kondisi bangsa Asia Afrika pada masa itu yang bisa ditonton lewat tayangan audiovisual. 



Museum KAA & Gedung Merdeka
Jl. Asia Afrika No. 65 
Bandung

Jam buka:
Senin - Jumat: 08.00 - 15.00
Istirahat: 12.00-13.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Tiket masuk: Gratis


0 komentar :

Post a comment

 
Top