The Inheritance Cycle adalah seri novel fantasi karya Christopher Paolini. Sebelumnya diberi judul The Inheritance Trilogy, sampai akhirnya pada bulan Oktober 2007 Christopher Paolini mengumumkan adanya buku keempat. Seri yang sudah beredar adalah Eragon, Eldest, dan Brisingr.


Setting dari novel ini adalah dunia Alagaesia, dengan memfokuskan cerita pada seorang remaja bernama Eragon yang mempunyai naga bernama Saphira, dan menjadi satu dari Ksatria Penunggang Naga, kelompok legendaris yang memerintah tanah Alagaesia di masa lalu. Kelompok ini kemudian dihancurkan oleh Ksatria bernama Galbatorix dan Forsworn, kelompok Ksatria tiga belas yang berkhianat setelah mengucapkan sumpah setia kepada Galbatorix. Setelah runtuhnya dinasti Ksatria Penunggang Kuda, ketika sebagian besar ksatria terbunuh, Galbatorix mengklaim tahta Alagaesia.

Ketakutan terbesar Galbatorix adalah jika ada ksatria baru muncul dan merebut tahtanya. Dengan usaha dari Varden, kelompok pemberontak yang dipimpin oleh Brom (bekerja sama dengan Jeod dan Hefring), sebutir telur naga berhasil dicuri dari Galbatorix, dan secara tidak sengaja jatuh ke tangan Eragon, seorang petani muda di desa Palancar. Galbatorix berusaha untuk menculik Eragon dan naganya, dan Eragonpun memulai petualangannya ke masa lalu dan masa depan Alagaesia

Eragon
Ketika sedang berburu, Eragon, seorang petani muda berusia 15 tahun, menemukan sebuah telur naga, yang awalnya disangka batu. Dia mengambil “batu” itu dan dibawa ke desanya Carvahall untuk dijual dan ditukarkan makanan. Tetapi dia tidak berhasil menjual batu itu, sehingga dia mengembalikan batu itu ke kebun pamannya Garrow, dan meninggalkan batu itu. Sangat sedikit yang bisa diketahui tentang orang tuanya. Orang hanya tahu bahwa ibunya bernama Selena, dan, dengan alasan yang tidak diketahui, meminta adik laki-lakinya membesarkan anaknya sebagai anaknya sendiri, sebelum akhirnya dia hilang dari kehidupan Eragon selamanya. Betapa terkejutnya Eragon ketika batu itu kemudian menetas, dan dari dalamnya keluar seekor naga, Saphira, yang kemudian tumbuh besar dengan cepat.

Rumah Eragon diserang oleh makhluk yang disebut Ra’zac. Pamannya, Garrow, meninggal karena luka-luka yang dideritanya. Kemudian, Eragon dan seseorang yang misterius bernama Brom beserta Saphira kemudian pergi mencari Ra’zac untuk membalas dendam. Eragon dan Brom diserang dengan tiba-tiba oleh Ra’zac. Murtagh, seorang laki-laki muda yang kemudian diketahui adalah anak dari Morzan, menyelamatkan mereka, kemudian menjadi teman Eragon. Murtagh tidak menyukai ayahnya, yang kejam dan kasar padanya ketika dia kecil.

Meskipun Murtagh bisa menyelamatkan Eragon, Brom terluka parah akibat serangan Ra’zac dan meninggal tak lama kemudian. Sebelum meninggal, dia mengatakan pada Eragon bahwa dia adalah Ksatria Naga sebelum mereka jatuh, dan dia adalah agen Varden. Beberapa hari kemudian, Eragon diculik dan dimasukkan penjara di Gil’ead, dan kembali Murtagh menyelamatkannya. Murtagh menembak Durza, makhluk bayangan yang menculik Eragon, di kepalanya, tetapi Durza menghilang. Kemudian Murtagh mendapat pelajaran, Shade hanya bisa dibunuh dengan tusukan pada jantungnya. Ketika melarikan diri, kedua sahabat itu menyelamatkan seorang perempuan elf bernama Arya, yang karenanya Eragon terganggu mimpi buruk.

Karena Arya terkena racun, mereka kemudian mencari penawar racunnya. Mereka berjalan melintasi Gurun Hadarac, dengan diikuti oleh budak-budak dan tentara Urgal. Mereka kemudian menemukan sarang Varden di dalam cekungan gunung yang dikenal sebagai Farthen Dur. Tentara Galbatorix menyerang, dan di tengah peperangan itu Eragon membunuh Durze, tetapi kemudian menemukan bekas luka yang mengerikan di punggungnya, sesuai dengan cerita Murtagh tentang ayahnya. Ketika dia tidur dalam upaya penyembuhannya, dia dipanggil oleh sesuatu yang menyebut dirinya “The Cripple who is Whole”. Dia membimbing Eragon untuk menyelesaikan latihannya di ibukota elf, Ellesmera.

Eldest
Dalam peperangan di Farthen Dur, Ajihad, pemimpin Varden terbunuh dalam penyerangan mendadak yang dilakukan oleh Urgal. Murtagh dan si Kembar (kepala sihir Varden) dianggap hilang dalam penyerangan tersebut, tetapi kemudian, Eragon akhirnya mengetahui bahwa si Kembar telah berkhianat dengan merencanakan penyerangan untuk menculik Murtagh dan membunuh Ajihad. Setelah melakukan sumpah setia pada Nasuada, anak perempuan Ajihad yang menggantikan ayahnya menjadi pemimpin Varden, Eragon berkelana ke Ellesmera, ditemani oleh dwarf bernama Orik, keponakan sekaligus ahli waris raja dwarf, Hrothgar.

Sebelum pergi, Hrothgar mengajak Eragon ke tempat klannya berada, Durmgrist Ingietum, memberinya hak penuh sebagai warga dalam komunitas dwarf. Sebagian besar dari buku ini menceritakan tentang pelatihan yang dijalani Eragon dengan Ksatria Naga Oromis, yang dikenal dengan Togira Ikanoka (The Cripple who is Whole), dan usahanya yang tidak berhasil untuk membujuk Arya, yang telah menjadi pemimpin elf yang baru.

Jiwa naga menyembuhkan bekas luka Eragon dalam upacara yang disebut Agaeti Blodhren. Eragon bangun keesokan harinya dengan kemampuan elf yang membuatnya jauh lebih kuat dan lebih cerdas. Setelah transformasi itu Eragon mengejar Arya sekali lagi, tetapi kembali ditolak, dan Arya kembali ke Surda keesokan harinya.

Sementara itu, Roran (sepupu Eragon dan anak dari Garrow) kembali ke Carvahall setelah mengetahui kematian ayahnya, dan menyadari bahwa dia dicari oleh Galbatorix. Kehadirannya bahkan membuat seisi kota berada dalam bahaya, akibat serangan yang dilakukan oleh Ra’zac sehingga banyak penduduk tewas.

Sloan (ayah Katrina, tunangan Roran) kemudian berkhianat dan menjadi anak buah Ra’zac, mengakibatkan penculikan Katrina dan Roran hampir terbunuh. Hari berikutnya, Roran meyakinkan penduduk yang tersisa untuk mengikuti dia untuk mencari perlindungan di Surda. Roran dan pengikutnya harus melintasi pegunungan Spine yang berbahaya, menyusuri pesisir barat Alagaesia, dan bergabung dengan Jeod (teman lama Brom) di kota Teirm. Mereka kemudian berlayar dengan kapal bajak ke pesisir Selatan untuk menghindari pengejaran Ra’zac dan pasukan kerajaan.

Eragon kembali ke Varden untuk membantu mereka ketika waktu peperangan dengan pasukan Galbatorix sudah dekat. Arya memaafkan Eragon, dan mereka kembali berteman. Tak lama setelah itu, perang Burning Plains dimulai. Di tengah-tengah peperangan, ksatria baru, yang kemudian diketahui adalah Murtagh, datang dengan mengendarai naga merah bernama Thorn. Setelah membunuh Hrothgar, dia menyadari bahwa dia sekarang menjadi budak Galbatorix dan bersumpah untuk menculik Eragon dan membawanya dan Saphira kembali ke Galbatorix. Dia akhirnya juga mengetahui bahwa Saphira adalah naga betina terakhir yang masih hidup, dan itulah yang menjelaskan Eragon dan Saphira tetap hidup. Murtagh dan Eragon mulai bertarung dan Eragon sangat terkejut dengan kekuatan yang dimiiki naga muda yang masih belum berpengalaman itu. Eragon kalah, tetapi dia meyakinkan Murtagh untuk menafsirkan kembali sumpahnya dan membebaskan mereka. Murtagh setuju, tapi kemudian mengungkap bahwa mereka sebenarnya bersaudara dan Eragon juga anak dari laki-laki paling jahat yang masih hidup, Morzan – hal yang sangat mengejutkan bagi Eragon dan membuatnya sakit hati.

Pada peperangan itu juga, pengkhianatan si Kembar terungkap ketika mereka terlihat berada pada kubu kerajaan, dan membunuh banyak sahabat dan saudara mereka yang membela kubu Varden. Kedatangan Roran, Jeod dan para penduduk desa memberi kesempatan pada Roran untuk membunuh si Kembar, sehingga peperangan dimenangkan oleh Varden.

Setelah melaporkan pada atasannya, Eragon menjelaskan kisah Saphira secara lengkap pada Roran, meminta maaf atas kematian ayah dan paman mereka. Cerita pada buku ini berakhir dengan janji Eragon untuk menemani Roran membebaskan Katrina.

Brisingr
Eragon, Roran dan Saphira pergi ke Helgrind, gunung tempat tinggal Ra’zac dimana Katrina ditawan. Mereka memasuki gunung, menyelamatkan Katrina, dan membunuh satu Ra’zac; tetapi Eragon diam-diam menemukan Sloan, yang telah disiksa dan dibutakan agar dia mau memberi informasi, tetapi dia tahu dia tidak bisa membunuh Sloan. Eragon kemudian mengatakan pada Roran dan Katrina bahwa Sloan sudah mati, kemudian meminta Saphira untuk membawa mereka kembali ke Varden. Eragon tetap di Helgrind untuk membunuh Ra’zac yang tersisa dan menyelamatkan Sloan. Ra’zac terakhir menawarkan kesepakatan dengan Eragon, memberi informasi bahwa Galbatorix hampir menemukan “the name”, sebagai gantinya dia minta memori sebagai Ra’zac, monster bagi mimpi buruk kemanusiaan, tetap hidup. Eragon menolak kesepakatan itu, dan membunuhnya. Kemudian, ketika mempertimbangkan tindakan apa yang harus dilakukan kepada Sloan, dia menemukan nama asli Sloan, sehingga mendapatkan kekuatan besar atas Sloan, dan mengakibatkan Sloan kesakitan yang tidak bisa menahan terbukanya rahasia siapa dia sebenarnya. Setelah berkonsultasi dengan Ratu elf Islanzandi, Eragon memutuskan untuk memantrai Sloan sehingga dia bisa mendapatkan perlindungan dari para elf, jika akhirnya dia tidak bisa bertemu dengan Katrina lagi dan memberi kesempatan padanya untuk memperbaiki jalan hidupnya; daripada membunuhnya karena pengkhianatan yang dilakukannya. Jika dia melakukan itu, para elf setuju untuk mengembalikan penglihatannya.

Arya, yang pergi mencari Eragon setelah dia tidak berhasil kembali bersama yang lainnya, bertemu Eragon di kota Eastcroft dan menemaninya ke Varden, dimana Roran dan para penduduk Carvahall yang tidak merasa aman lagi di Sudra bergabung untuk berperang.

Roran memberi Eragon informasi bahwa dia dan Katrina akan menikah, dan Katrina sedang hamil. Pada hari pernikahan, satu pasukan kecil yang terdiri dari 300 prajurit dari kerajaan, termasuk di dalamnya Murtagh dan Thorn, menyerang Varden. Kembali, Murtagh terlihat dominan dengan tenaga supernatural yang mengelilinginya, tetapi Eragon, Arya dan 12 penyihir elf bisa menggabungkan kekuatan mereka dan bisa mengalahkan Murtagh; dia melarikan diri tapi berjanji akan kembali dengan kekuatan yang lebih besar lagi. Orrin, raja Sudra, dan pasukannya, kemudian pergi untuk menghancurkan pasukan musuh, tetapi menemui kenyataan bahwa pasukan itu ternyata imun terhadap rasa sakit, dan bisa menanggung luka yang paling parah sekalipun dan tidak mati: hanya pemenggalan leher yang bisa menghentikan mereka. Pernikahan Roran dan Katrina akhirnya bisa dilanjutkan.

Nasuada memerintahkan Eragon untuk menghadiri pemilihan raja elf yang baru sebagai anggota Durgrimst Ingeitum, Saphira disembunyikan untuk berjaga-jaga terhadap usaha penyerangan Murtagh. Eragon bergabung kembali dengan Orik, ketua klan Durgrimst Ingeitum yang baru. Percobaan pembunuhan terhadap Eragon dilakukan oleh klan yang menunjukkan kebencian pada Eragon dan Saphira. Orik berhasil menyingkirkan pemimpin klan yang mengomando penyerangan dan akhirnya terpilih sebagai raja baru. Kemudian Saphira datang ke Tronjeim, dimana dia dan Eragon kembali bersatu.

Pada saat yang sama, Roran terlibat dalam banyak usaha penyerangan yang dilakukan Varden terhadap kerajaan, yang semuanya bisa mereka lakukan dengan baik. Tetapi, pada peperangan yang kedua kalinya, dia ditempatkan pada jenderal yang tidak kompeten, Edric, yang memerintahkan penyerangan terhadap pasukan yang jauh lebih besar jumlahnya daripada Varden sehingga mengakibatkan banyak kematian dan kekalahan. Roran menolak perintah tersebut, dan melakukan rencana lain sehingga menyelamatkan sebagian besar dari pasukannya dan bisa menghancurkan kekuatan musuh (Roran sendiri membunuh hampir 200 pasukan musuh). Tetapi akibat penolakan itu, Roran kemudian dihukum lima puluh cambukan. Kemudian, Nasuada menemuinya, meminta maaf dan menjelaskan pentingnya penegakan aturan, dan menginformasikan bahwa Edric telah diturunkan dari jabatannya, dan meminta Roran untuk menjadi pemimpin semua pasukan. Urgal memandang rendah keputusan itu. Mereka telah bergabung sebelum Perang Burning Plains tetapi aliansi itu akhirnya terpecah karena kedua pihak saling tidak mempercayai. Roran harus bertempur dengan salah satu Urgal untuk menegaskan otoritasnya agar mereka tunduk; dan dia menang. Urgal tidak lagi mempertanyakan kepemimpinannya, dan kemudian, bertempur di sampingnya pada peperangan Feinster.

Eragon dan Saphira kembali ke Ellesmera untuk menyempurnakan training mereka. Disana, Eragon mengetahui bahwa Brom, mentornya terdahulu, adalah kekasih Selena, ibunya dan ayah Eragon yang sebenarnya. Mereka saling jatuh cinta dan bekerja bersama-sama untuk menjatuhkan Morzan, tangan kanan Galbatorix dan kekasih Selena sebelumnya. Hari berikutnya, Eragon diberi tahu sumber kekuatan Galbatorix: yaitu Eldunari, organ menyerupai permata yang mengandung jiwa/kesadaran naga. Glaedr menjelaskan bahwa Galbatorix mengontrol ratusan Eldunari, yang diambil dari naga yang dibunuhnya pada saat dia meruntuhkan kekuasaan ksatria naga. Itu kemudian menjadi sumber kekuatannya, dan nampaknya itu juga yang terjadi pada Murtagh. Eragon membuat pedang baru untuk dirinya sendiri, dengan petunjuk dari Rhunon, sang pandai besi. Eragon memberi nama pedangnya “Brisingr”, yang bisa mengeluarkan api setiap kali Eragon megucapkan kata itu.

Glaedr memberikan Eldunari-nya pada Eragon dan Saphira, yang kemudian pergi untuk membantu pengepungan Varden di Feinstein, salah satu kota kerajaan. Oromis dan Glaedr bergabung dengan elf di Gil’ead.

Eragon dan Saphira bergabung dalam pengepungan, dimana mereka bertemu kembali dengan Arya. Mereka bertemu dengan pemimpin Feinster, Lady Lorana yang dipaksa tunduk pada Galbatorix. Dia meminta bantuan Eragon dan Arya untuk menghentikan penyihir Feinster yang terus menciptakan Shade. Arya membunuh Shade dengan bantuan Eragon. Karena Lorana sudah menyerah, pengepung menang. Selama pengepungan, jiwa Glaedr mengirimkan pengalamannya pada Eragon. Dalam peperangan melawan Thorn dan Murtagh, Oromis dan Glaedr terbunuh, tetapi eksistensi Glaedr terus ada dalam Eldunari yang dibawa Eragon. Setelah peperangan, Eragon memberitahukan eksistensi Eldunari dan kematian Oromis pada Nasuada, ketergantungan Galbatorix pada Eldunari, sekaligus kelemahannya jika tidak memiliki itu. Nasuada memberitahu Eragon tentang rencana Varden untuk menaklukkan Belatona, kemudian ke Dras-Leona, kemudian ke Uru’baen, dimana mereka akan membunuh raja. Eragon merasa kehilangan karena mentornya sudah tidak ada, tetapi merasa tenang karena Galbatorix mempunyai setidaknya satu kelemahan yang bisa mereka manfaatkan ketika mereka bertempur.

Inheritance 

Beberapa waktu lalu, Eragon––Shadeslayer, Penunggang Naga––bukanlah siapa-siapa, hanya bocah petani miskin. Naganya, Saphira, cuma batu biru di hutan. Sekarang, nasib seluruh umat manusia berada di tangan mereka.

Latihan dan pertempuran selama berbulan-bulan yang panjang membawa kemenangan dan harapan, tapi juga duka mencekam. Namun, pertempuran yang sesungguhnya belumlah terjadi: mereka harus berhadapan dengan Galbatorix. Mereka mesti cukup kuat untuk mengalahkannya. Dan kalau mereka tidak mampu, berarti yang lain tidak punya peluang.

Download E-Book (PDF) (Versi Indonesia)
Eragon (1.64MB)
Eldest (2.24MB)
Brisingr (5.1MB)
Inheritance


Download E-Book (PDF) (English Version)
Eragon (2.77MB)
Eldest (2.6MB)
Brisingr (2.03MB)
Inheritance (4.23 MB)

Sumber : berbagai sumber

50 komentar :

  1. yang eldest gak ada versi indonya ya, pngen bangeeet...

    ReplyDelete
  2. 3 novel yang lainnya gak ada e-book??

    ReplyDelete
  3. yah, yang terjemahan indonesianya kok cuma satu

    ReplyDelete
  4. Inheritance versi indonesianya ditunggu ya Kak... Thx.

    ReplyDelete
  5. yg eldest sama inheritance masih blm ada yg indo ya????

    ReplyDelete
  6. link inheritancenya sudah diblok...

    ReplyDelete
  7. inheritance versi indo blm ada yak :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ente ada gan yang 2 seri sebelumnya? :s eldest ama eragon versi indonya? kalo ada bisa kirimin ke extigatiga@ymail.com ya

      Delete
  8. ada yang tau link download novel eragon bahasa indo gak sih? :(
    please

    ReplyDelete
  9. Yg inheritance linknya d block

    ReplyDelete
  10. tolong reup utk yg pdf indo.

    ReplyDelete
  11. kunjungi http://agusstynchezt.blogspot.co.id/p/blog-page_20.html download Novel

    ReplyDelete
  12. Eldest bahasa Indonesia sudah di baca, tapi kok cuma sampai halaman 444 ya? Ceritanya terputus. BTW, thanks for uploaded.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Link nya sudah diperbaiki...Thanks udah mampir kesini.. :)

      Delete
  13. Replies
    1. adanya nya english version...
      kalo udah ada versi indonya, ntr saya upload di blog ini.. :)

      Delete
    2. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
    3. Yg Inheritance dong min... please :'(

      Delete
    4. adanya nya english version... kalo udah ada versi indonya, ntr diupload di blog ini..

      Delete
  14. kak brisigrnya ilang bisa d perbaiki nggak kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Link nya sudah diperbaiki.. thanks ya udah mampir kesini :)

      Delete
  15. mkasih udh upload novelnya, udh lama cari...

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. Inheritance yang versi indonya dong ka, kalo ada tolong kirim ke email saya rizky.setiaean40@gmail.com . Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo udah ada versi indonya, ntr saya upload di blog ini..

      Delete
  18. Maaf ini filenya jenis apa ya? Kok gk bisa k buka??

    ReplyDelete
  19. PDF. buka pake acrobat reader..

    ReplyDelete
  20. PDF. buka pake acrobat reader..

    ReplyDelete
  21. Sy jg pke adobe reader di tablet, tp ttap gk bisa,, hehe

    Boleh minta kirim lewat email tidak klo misal msih ad file nya,, makasih sbelumnya..

    intanseptriana109@gmail.com

    ReplyDelete
  22. inheritance bahasa indonesia ga ada yang nyimpen ya?

    ReplyDelete
  23. ada yang punya inheritance versi bahasa indonesia g?

    ReplyDelete
  24. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  25. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  26. Mbak, bisa tolong diupload lagi gak semua linknya?
    Udah gak valid lagi soalnya, gak bisa didownload :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa di donlot kok ... dicoba aja lagi ya :)

      Delete
    2. Heheh iyaa makasih yaa mbak, thanks a lot ;)

      Delete
  27. Mbak yg jilid 4 gak ada yg versi indo ya

    ReplyDelete
  28. yg inheritance masih belum ada versi indo ya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo udah ada versi indonya, ntr saya upload di blog ini..

      Delete
  29. Makasih banyak ya, ditunggu yg inheritance indo nya ~

    ReplyDelete

 
Top