Jika pada umumnya orang akan tertidur dengan lampu yang gelap. Tapi banyak juga orang yang terbiasa tidur dengan ruangan terang atau sengaja menyala lampu karena merasa takut dan tak bisa tidur dalam gelap. Jika kamu memiliki kebiasaan ini, maka ada akibat buruk jika tidur dengan lampu menyala.

Dilansir dari Huffingtonpost, sebuah studi yang diterbitkan jurnal Sleep Medicine, ditemukan bahwa tidur dalam kondisi lampu menyala dihububngkan dengan tidur yang terganggu. Gangguan ini bisa membuat seseorang terbangun beberapa kali dalam semalam. Mereka juga memiliki tingkat kelelapan tidur yang rendah.

Dalam penelitiannya, sepuluh responden yang sehat menjalani dua sesi tidur dimana mereka di monitor menggunakan polisomnografi. Dalam salah satu sesi, mereka tidur dengan lampu menyala dan di sisi lain mereka tidur dengan lampu yang dipadamkan. Dilaporkan bahwa cahaya tersebut berasal dari lampu neon yang jaraknya hanya beberapa meter dari peserta.

Hasilnya peneliti menyimpulkan ketika para peserta tidur dengan lampu menyala, mereka memiliki kelelapan tidur yang lebih rendah dan gelombang tidurnya lebih lambat. Stabilitas tidur mereka juga berubah-ubah
Meskipun studi ini menunjukkan adanya dampak potensial dari cahaya lampu saat tidur, penelitian terakhir juga telah menunjukkan adanya pengaruh paparan sinar lampu pada saat sebelum tidur.

Sementara itu, artikel yang diterbitkan dalam jurnal Nature dan ditulis oleh Charles A. Czeisler, MD, Ph.D, profesor ahli tidur di Harvard, secara rinci menyebutkan bahwa rinci bagaimana cahaya buatan menghentikan produksi neuron selama tidur. Czeisler menyoroti bahwa paparan sinar lampu membuat seseorang merasa seperti kurang tidur.

The National Sleep Foundation mengungkapkan bahwa lingkungan tidur yang optimal sangat penting untuk mendapatkan istirahat malam yang baik, termasuk menjaga ruang tidur tetap gelap sebelum dan selama tidur.

Sumber : Yahoo!She

0 komentar :

Post a comment

 
Top