Bagi yang ingin berwisata sekaligus ingin belajar sejarah perjuangan bangsa.Bandung memiliki sebuah museum yang dahulu menjadi saksi prajurit Siliwangi bersama rakyat Jawa Barat berperang mempertahankan daerahnya. Museum itu bernama Mandala Wangsit Siliwangi. 

Museum Mandala Wangsit Siliwangi merupakan salah satu tempat wisata sejarah di Bandung, dengan koleksi utama berbagai jenis senjata, terutama senjata yang digunakan pada masa penjajahan di Indonesia. Nama Siliwangi diambil dari seorang Raja Pajajaran, yang konon memiliki keuasaan tak terbatas, dan dikenal sebagai raja yang arif dan bijaksana. Sedangkan kata Mandala Wangsit berarti tempat penyimpan wangsit, atau petuah/nasehat, dari para pejuang kepada generasi muda melalui peninggalan sejarah berupa senjata.Sehingga jika digabungkan secara utuh artinya, tempat untuk menyimpan peninggalan dan pelajaran berhaga dari Raja Besar Siliwangi. Memang koleksinya bukan melulu peralatan peninggalan kerajaan, namun semuanya ada hubungannya sengan sejarah perjuangan rakyat Bandung dan Jawa Barat.


Hal menarik lainnya yang ada di museum dengan luas 4.176 m2 ini yaitu adanya koleksi benda koleksi yang bernilai sejarah. Benda-benda yang dipamerkan dari kurun waktu antara masa perjuangan kemerdekaan, masa perang kemerdekaan, dan masa Revolusi Fisik.

Di museum bersejarah ini terdapat juga tentang terjadinya Peristiwa Bandung Lautan Api pada tanggal 24 Maret 1946 di Bandung hingga Peristiwa peracunan pada tanggal 17 Februari 1949. Di museum ada juga koleksi uang pada masa penjajahan dan pada awal kemerdekaan. Selain itu, ada pula foto-foto para mantan Panglima Divisi Siliwangi.

Untuk hal itulah dikumpulkan beberapa benda koleksi yang bernilai sejarah dari kurun waktu antara masa perjuangan kemerdekaan, masa perang kemerdekaan, dan masa selanjutnya yang berhubungan dengan perjuangan Divisi Siliwangi dan rakyat Jawa Barat umumnya. Benda-benda yang berhasil dikumpulkan diantaranya berupa senjata tradisional berbentuk kujang, keris, pedang, golok, tombak, panah, pedang bambu, dan Samurai; senjata api dari berbagai jenis dan kategori; serta berbagai kendaraan militer yang pernah digunakan. Adapun benda lainnya berupa alat dan perlengkapan yang pernah dipergunakan Divisi Siliwangi dan rakyat Jawa Barat dalam bertempur untuk mempertahankan daerahnya.

Di samping berbentuk benda-benda koleksi, terdapat juga foto-foto perjuangan dari masa revolusi fisik antara tahun 1945 sampai dengan 1949, foto-foto mantan Panglima Siliwangi, tanda pangkat, lencana, Panji Siliwangi, mata uang, peta, dan sebagainya. Museum Mandala Wangsit Siliwangi, diresmikan penggunaannya oleh Pangdam III/Siliwangi ke-8, Kolonel Ibrahim Adjie pada tanggal 23 Mei 1966 dan termasuk ke dalam kategori museum sejarah/perjuangan tingkat Kodam. Sebagai sarana pendidikan, Museum Mandala Wangsit Siliwangi dilengkapi pula oleh lukisan diorama dan ruang audio visual untuk pemutaran film dokumenter (sejak tahun 1990 tidak lagi dipergunakan karena rusak) perjuangan Divisi Siliwangi dan rakyat Jawa Barat. 



Museum Mandala Wangsit
Jalan Lembong no. 38 Bandung

Jam Operasional Museum
- Senin s.d. Kamis buka pukul 08.00 - 13.00 WIB
- Jumat, buka pukul 08.00 - 10.00 WIB.
- Sabtu, buka pukul 08.00 - 12.00 WIB.

Tiket :
GRATIS

0 komentar :

Post a comment

 
Top