Ketika memutuskan bercerai, hal penting yang harus dipikirkan adalah anak-anak. Tidak hanya bagaimana harus memberitahu mereka, tapi kapan saat yang tepat untuk menyampaikan kabar yang tidak enak ini. Bisa dibayangkan, jika hal perceraian diberitahukan mendadak, anak-anak akan merasa orang tuanya tidak memandang penting mereka, dan orang tua hanya 'asal' memberitahu saja tanpa memedulikan perasaan dan pendapat anak. Namun jika diberitahu jauh-jauh hari, respon anak juga bisa menambah beban orang tua untuk mengambil langkah perceraian.

Terlalu lama dan terlalu dekat memberitahu soal perceraian ternyata sama-sama tidak baiknya untuk anak. Lalu kapan waktu yang tepat? Usia anak menentukan dalam hal ini.

Balita

Jangan mengira mereka tidak tahu apa yang terjadi pada pernikahan orang tuanya, beritahu mereka 1-2 hari sebelum orang tua berpisah. Katakan bahwa papa dan mama tidak lagi tinggal serumah, namun akan tetap dan selalu ada untuk dia seperti biasanya.

Usia sekolah

Beberapa hari atau satu minggu sebelum perceraian adalah waktu terbaik untuk memberitahu anak usia sekolah. Mereka sudah mulai bisa berpikir tentang keluarga, namun masih dengan banyak keterbatasan dan angan-angan; sehingga butuh waktu untuk menerima berita ini. Penting untuk memberitahu mereka bahwa perceraian tidak membuat orang tua berhenti untuk membesarkan dia dan menyayanginya.

Remaja dan dewasa muda

Anak pada usia ini sudah bisa membangun komunikasi yang baik dengan orang tuanya, sehingga biasanya sudah tahu tanda-tanda orang tuanya akan bercerai. Namun demikian, kabar perceraian tetaplah suatu hal yang tidak mudah untuk diterima. Sampaikan hal tersebut setidaknya 2 minggu sebelum perceraian agar dia dapat menyiapkan diri dan melewati masa-masa emosional sebelum perceraian itu benar-benar terjadi.

Sumber : www.vmale.com

0 komentar :

Post a comment

 
Top