Jalan-jalan ke Sulawesi Selatan tepatnya di sekitar Makassar, sempatkanlah mampir di Taman Nasional Bantimurung yang terletak di Kabupaten Maros dan berjarak kurang lebih 42 km dari kota Makassar. Berwisata ke Bantimurung ini maka pengunjung akan disuguhi pemandangan alam pegunungan yang indah dengan kesejukan udara disekitarnya. Ditambah lagi dengan adanya Air Terjun yang mengalir deras dengan aliran sungai yang berbatuan diapit oleh kokohnya tebing-tebing terjal, menjadikannya semakin lengkap sebagai tempat wisata yang menyegarkan tubuh.





Memasuki kawasan wisata ini maka kita akan disambut patung kupu-kupu raksasa di depan pintu gerbangnya serta patung kera raksasa yang dipajang setelah memasuki gerbang utamanya.


Tiket masuk ke Taman Nasional ini cukup Rp 25.000 saja per orang. Saat masuk yang saya rasakan adalah kesejukan dan suasana dingin khas pegunungan. Taman Nasional Bantimurung memiliki luas lahan sekitar 43.750 hektar dan menjadi rumah bagi berbagai macam spesies kupu-kupu yang cantik. Taman Nasional Bantimurung juga unik. 

Koleksi Taman Nasional Bantimurung juga cukup banyak, yaitu ada 100-an lebih spesies dengan 20 jenis kupu-kupu yang dilindungi oleh pemerintah karena termasuk dalam kategori langka.

Keanekaragaman kupu-kupu yang bertebaran disekitar area ini, menyebabkan Alfred Russel Wallace (1857) menjuluki Bantimurung ini sebagai “The Kingdon of Butterfly”. Pada akhirnya dibangun pulalah tempat penangkaran kupu-kupu yang diusung dalam konsep Taman Kupu-Kupu dimana selain berfungsi untuk kepentingan konservasi jenis kupu-kupu, Taman Kupu-Kupu ini juga merupakan wahana pendidikan dan konservasi bagi masyarakat umum.


Datang ke Taman Nasional Bantimurung nggak melulu tentang kupu-kupu. Kalau dieksplorasi lebih jauh, tujuan wisata yang menyuguhkan wisata alam berupa lembah bukit kapur yang curam dengan vegetasi tropis, air terjun, dan gua yang merupakan habitat beragam spesies, yang dapat menyegarkan pikiran. Apalagi kalau bukan Air Terjun Bantimurung yang terkenal itu. Di tempat ini kamu bisa bermain-main dengan air atau sekedar ber-selfi.


Air Terjun Bantimurung punya tinggi sekitar 15 meter dan cukup unik. Kenapa unik? Ini disebabkan karena airnya seolah-olah mengalir dari gundukan batu kapur besar dengan lebar hampir 20 meter. Menemukan air terjun seperti ini tidaklah mudah. Karena itulah banyak travelers sengaja menantang guyuran air terjun yang meluncur ke bawah. Rasanya sungguh menyegarkan. Kondisi air yang jernih dan bersih ini mengundang banyak wisatawan untuk merasakan dinginnya Air Terjun Bantimurung.


Tidak hanya air terjun, taman nasional ini juga punya Museum Kupu-Kupu, dimana kita bisa melihat aneka ragam kupu-kupu dari berbagai jenis, warna dan ukuran. Semuanya terdokumentasi dengan lengkap didalam museumnya. Sebenarnya kasihan juga melihat kupu-kupu yang diawetkan seperti itu, tapi itulah yang terjadi, mereka ibaratnya mummi yang diawetkan untuk diabadikan di dalam museumnya. . Ada juga Goa Mimpi dan Goa Batu yang punya staglatit dan stalagmit cantik, bukit karst yang terlihat tinggi menjulang, serta Patung Kupu-kupu dengan ukuran cukup besar. Tempat-tempat tersebut tidak pernah sepi pengunjung. Apalagi kalau lagi musim liburan anak-anak sekolah
.




Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung

Alamat:
Bentenge, Mallawa, 
Kabupaten Maros, 
Sulawesi Selatan


0 komentar :

Post a comment

 
Top