Museum Sasmita Loka Ahmad Yani dibangun sekitar tahun 1930-1940an ketika masa pengembangan wilayah Menteng dan Gondangdia. Semula gedung ini dipergunakan sebagai rumah tinggal pejabat maskapai swasta Belanda atau Eropa.

Pada tahun 1950-an tempat ini dikelola oleh Dinas Perumahan Tentara, kemudian dihuni oleh Letjen Ahmad Yani sebagai perwira tinggi TNI AD dengan jabatan terakhir Menteri/ Panglima Angkatan Darat RI. Rumah ini kemudian menjadi museum sejarah sebagai peringatan atas terbununya Letjen A. Yani dalam peristiwa G-30S/PKI. Museum Sasmita Loka Ahmad Yani ini diresmikan pada 1 Oktober 1966 oleh Menpangad Mayjen Soeharto, sesaat setelah rumah beserta isinya diserahkan oleh Ibu A Yani dan putera-puterinya kepada negara.

Kini tempat tersebut dijadikan museum dan dikelola oleh Dinas Sejarah TNI AD menjadi media informasi bagi mereka yang ingin mengetahui sejarah perjalanan bangsa ini.
Menelusuri museum ini, kita seakan membuka kembali kisah pilu pada masa lalu. Pertama kali menginjakkan kaki di bekas kediaman Jenderal Ahmad Yani, aura perjuangan melingkupi diri kita. Tergurat dan memancar dari benda-benda peninggalannya.

Museum ini memajang foto di bagian belakang rumah, di antaranya adalah rekonstruksi penembakan dan penculikan oleh Pasukan Cakrabirawa terhadap Letjen Ahmad Yani, serta koleksi foto-foto pengangkatan jenazah para Pahlawan Revolusi oleh KKO (Marinir) pada 4 Oktober 1965, upacara pemakaman pada 5 Oktober 1965, foto-foto keluarga, penyerahan Kota Magelang pada 1949 dari Belanda diwakili Letkol van Santen kepada Letkol Ahmad Yani, dan foto-foto karier militer Ahmad Yani lainnya.

Sebagai generasi muda penerus bangsa, Anda sebaiknya mengunjungi Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani ini!


Museum Sasmita Loka Ahmad Yani  
Jl. Lembang No. D-58 Menteng,
Jakarta Pusat.
Tel : 021-31901623

Jam Operasional
08.00-14.00 (Selasa-Minggu)

Tiket : 
GRATIS

0 komentar :

Post a comment

 
Top